Emosi!!!!!!
Adalah Hj. Saifron yang ingin membagikan zakat di bulan yang suci ini.
Salah?
Nggak sama sekali.
Adalah Ngatemi, seorang ibu lanjut usia yang ingin ikut merasakan zakat dari orang yang lebih beruntung dari dirinya.
Salah?
Nggak salah juga.
Adalah berpuluh2 ibu yang juga ingin memasakkan anak2nya makanan yang lebih spesial di Hari Idul Fitri nanti.
Salah?
Mereka juga nggak salah.
Adalah 21 wanita tewas karena memperjuangkan sesuatu yang sedikit … sedikit sekali. Percayalah! Sedikit sekali lebih baik buat suami dan anak2nya.
Salah?
Nggak ada yang salah.
Adalah Mat Hakim yang berharap kembali ke hari itu.
Hari di mana sang Istri, Ngatemi bilang kalau doi mau ke depan bentar soalnya ada pembagian zakat dari Pak Haji Saifron.
Walopun uda sempet dilarang, Mat Hakim mestinya dan mestinya andaikan dan andaikan Mat Hakim sedikit memaksa istrinya supaya diem di rumah aja.
Pingin balik ke waktu itu.
Salah?
Nggak tega gue bilang dia salah.
Yang ada cuman sekarang …
Yang ada cuman hari ini …
Wajah tua itu … cuman bisa mengeluarkan air mata tanpa ekspresi apapun.
Nggak bisa ngomong apa2 lagi.
Mat Hakim ambruk.
Matanya kosong …
Hmmm….
Nggak ngerti ah…

Leave a Reply