31 Agustus 2007

Hari terakhir di bulan Agustus ini.
Waktu cepet banget yah
Tepat 2 taun gue ninggalin rumah gue dan mencoba hidup mandiri dengan hidup sendiri di kota Jakarta.

31 Agustus 2007, 13.00
Gue berangkat ke Jakarta naik travel 4848.
Gue sengaja naik travel yang sampe alamat tujuan karena gue memang belum pernah ke bakal kantor gue sebelumnya, alan Prof. Dr. Satrio Blok C4 Kav. 6-7. Kuningan, Jakarta.
Nyampe sana jam 2 siangan
Ketemu General Manager nya, bapak yang sebelumnya telah meng-interview gue di STMIK LIKMI, Bandung
Tanda tangan 2 berkas kontrak, satu salinan buat arsip mereka, dan satu salinan lagi bapak itu lipat dan masukkkan ke dalam amplop kemudian dihadiahkan kepada gue sebagai dokumentasi. Pertama kalinya gue tau proses deal antara pekerja dan si empunya lahan.
Gue: “Pak”
BapakGM: “Yah?”
Gue: “Jadi kan bantu saya cariin tempat kost?”
BapakGM: “Ah iya dong. Dari sini, kamu bakal dianter sama pegawai di sini. Namanya mas Nuh. Dia bakalan nganter kamu cari kost nanti”
Yep! Waktu interview sebelumnya, ketika Bapak GM menanyakan kebutuhan gue yang lain, gue cuman minta dia bantuin gue nyariin tempat kost. Karena gue belom pernah ke Jakarta sendirian. Apalagi mesti nanya2 tempat kost segala di tempat yang juga belum gue tau.
Abis tanda tangan kontrak, gue diajak bapak GM keliling ruangan kantor. Dikenalin sama developer2 yang lain. Gue juga dikenalin sama tester2 yang ada disitu dan juga orang2 admin yang ada di situ.
Perusahaan tempat gue kerja adalah IT Company yang menspesialisasikan dalam hal Resource Management… Misalnya gue, gue adalah resource mereka dgn posisi developer ^^
Dan gue, kalau mereka punya projek dengan klien, mereka boleh mengutus gue untuk pergi ke perusahaan klien mereka dan bekerja di sana dalam selang waktu yang ditentukan.
BapakGM: “Mariana”
Gue: “?”
BapakGM: “Kamu ke sini nggak bawa apa2?”
Gue: “Hah?”
BapakGM: “Iyah, bukannya kamu ke sini sekalian mau pindahan kan?”
Gue: “Ooh. Iya, Pak. Saya bawa satu koper aja kok”
BapakGM: “Sekarang dimana kopernya?”
Gue: “Di… Ehm… di bawah, Pak. Saya titipin satpam di bawah”
BapakGM: “!@#$%)(*(&*^^$##%$*%^”

Malam ini, tepat 2 tahun yang lalu adalah malam pertama gue di Jakarta, di kost2an gue yang pertama di belakang mall Ambasador, di daerah Karet, di gang yang tepat ada di seberang gedung RIFA, gedung kantor gue yang pertama …
Gue nggak tau mesti ngapa2in …
Kamar gue cuman 2,5 meter x 2,5 meter.
Di dalemnya cuman ada kasur busa yang setengah ganteng tipisnya, terus ada lemari yang kecil banget cuman ada 2 pintu doang yang masing2 panjang dan lebarnya segede ubin di lantai rumah gue.
Malem itu gue nggak makan malem dan langsung berniat buat tidur aja.
Nggak bisa tidur.
Miskolin semua temen gue yang ada di list phone book gue …

Semaleman mikir, bener nggak seh gue ada di sini? Sendirian?
Bener nggak seh, gue milih kerja di Jakarta.
Tanpa seorang pun teman di sini.
Tanpa keluarga atau kolega siapapun di sini?
Hanya berbekal ketidaktahuan gue akan daerah sini dan kekampungan gue akan jalan2 yang begitu besarnya, gedung2 yang begitu tingginya, dan lingkungan sekitar gue yang sama sekali nggak gue kenal?

Huff, mempertanyakan kembali ke-absahan dari keputusan besar yang baru aja gue ambil waktu itu :)

But eniwei, gue seneng kok punya kesempatan deg-degan kek gitu.
Sensasi waktu mikir keras akan sebuah keputusan.

Juz Live With Your Love!

Waktu lo memutuskan untuk mencintai seseorang, lo mestinya juga udah siap kehilangan orang itu …

Gue lagi nonton serial drama Korea Coffee Prince.
Gue nggak tau yah, ada aja yang bisa gue pikirin dari film, serial, atau buku yang gue liat..
Gue seneng mikir, dan gue seneng nulis … So here we go!
Di serial ini, ada seorang cowo yang menyimpan cintanya untuk seorang cewe selama 9 tahun. Selama itu juga lah lo percaya nggak, si cewe berpacaran dengan cowo lain. Tapi si cowok memilih bertepuk sebelah tangan dan tetap menyimpan gadis itu di hatinya. So sweet? Melelahkan! :(
Maksud gue melelahkan liat si cowo yang ehm … nggak banget seh lo! Udah tau cewe itu sukanya sama cowo lain. Heloo?! =.=!

Tapi bentar, gue yang terlalu kejam ini telah diingatkan oleh salah seorang sahabat yang .. ehm sangat lemah lembut dan penuh cinta bahwasanya gue mesti … ehm sedikit berpikir lebih ‘hati’ ketimbang ‘logis’, so izinkan gue pada postingan kali ini lebih menguras hati gue buat mengupas semuanya tetep menurut gue, menurut gue loh O.O Kalo lo pada nggak setuju, yah … yah, it’s ok lah yah, asal jangan buat somasi atau imel atau komen yang agak2 gimana gitu gue ngeri ^^
Yeah, bertepuk sebelah tangan memang melelahkan. Apalagi kalau orang yang kita cintai itu udah memilih orang lain. Bukan hanya melelahkan. Tapi lo juga terlihat sangat idiot. Yeah, idiot!
Tapi menurut gue, menurut gue loh sekali lagi, orang2 yang cepet banget, terlampau cepet banget ‘ngelupain’ orang yang dicintainya dan kemudian bisa dengan mudahnya ‘bersama’ orang lain itu jauh lebih idiot dari mereka yang bertepuk sebelah tangan sambil memasang wajah idiot mereka. Kenapa gue bilang gitu? Cowo yang dengan mudahnya melepaskan rasa cinta pada cewe yang … yang … yang sangat ia agung2kan pada saat ia jatuh cinta pada cewe itu, and then kemudian bersama2 dengan cewe lain yang ia beri kesan bahwa, ‘yup, I love her!’ … Hufff! Ayolah, lo gampang banget seh gonta ganti perasaan dan gonta ganti hati … masa seh nama seseorang nggak bisa nahan lama dikit aja, nahan dikit doang di hati lo … biar lo nggak terkesan, ehm … nggak banget deh pokoknya lo ngerti kan?!

Dan ini bukan cuman berlaku buat cowo loh … Karena gue lebih banyak menemukan kasus gampangan ini terjadi sama cewe gampangan juga (upps! gue keterlaluan deh ngomongnya, tapi biarin ah! :P )
Okeh, gue tenangin kalian semua para pemirsa dengan sedikit kalimat2 lembut …

Gue: “Mang lo butuh waktu berapa lama buat pacaran lagi sama cewe lo yang sekarang setelah putus sama cewe lo yang sebelumnya?”

Cowo 1: “Karena gue sayang banget sama mantan gue, gue butuh waktu yang agak lama … 2 taun”
Cowo 2: “Mantan gue gila! Nggak setia! Saat gue bilang putus, saat itulah gue siap melepaskan dia dan siap buat yang baru … Ayolah!”

See?! Si cowo punya alasan khusus kenapa dia nggak bisa dengan mudah ngelupain cewe yang pernah dia tulis di hatinya, baik sebagai pacar atau sekedar admiring doang yah ^^. Tapi lihat juga! Si cowo juga punya alasan yang juga khusus kenapa dia bisa dengan mudahnya melupakan si cewe dan siap menerima cinta yang baru. Cuman dua alibi itu doang mau gue terima. Jadi kalo lo, cowo yang mencari cinta yang lain karena lo nggak bisa dapet cinta yang lo mau, dan ada cinta lain yang emang available buat lo sambut … Lo adalah idiot!



Gimana sama cewe2? Yang juga dengan mudahnya mengganti nama cowo di hatinya dengan nama yang baru?! Gue nggak peduli sama cewe! Dan, ah gue males nanya2 sama cewe2! Mereka rehe. Ntar jawabannya panjang sampe curhat dan sebagainya seterusnya, berabe deh gue. Lagian gue nggak perlu nanya kek beginian lagi deh sama cewe2 itu …
Karena gue udah buat kesimpulan sendiri. Kalau cowo mestinya lebih butuh waktu yang lebih lama untuk melupakan cewe yang bener2 sangat2 dia cintai. Mereka butuh proses yang lebih lama untuk sampai pada momentum dimana mereka bisa bilang sama diri mereka sendiri kalau, “Okeh, cewe itu bukan buat lo. Come on! Buka hati buat cewe2 yang lainnya” … Dan ini mestinya jadi proses yang panjang menurut gue.
Cowo yang baik.
Cowo yang gentle.
Cowo yang keren.
Cowo yang nice.
Cowo yang setia.
Dan cowo yang pastinya nggak idiot!
Mestinya punya prosedural2 tertentu untuk sampai pada momentum yang tadi gue bilang …
So sweet? Ini baru so sweet! Peduli amat lo dibilang idiot hai para cowo setia, tapi di mata gue lo so sweet banget ^^

Ada nggak cowo yang kek gini hari gini?!
Gue? Gue yakin 100% kalo hampir nggak ada cowo di dunia ini yang memilih jalan hidup mereka untuk menjadi part of the idiots … Hahahaha!!
Pesimistis? Emang gue pesimis. Toh bener gue belum pernah nemu cowo kek gini sampe sekarang … Yah mau gimana lagi, cowo sekarang mesti harus punya back up of cinta. Kalo nggak dapet yang satu, kan masih ada back up. Nggak ada lagi bertepuk sebelah tangan lama2 … Ngapain seh lo men?!
Sarkastik? Emang gue sarkastik!
Dan cinta pun udah nggak bisa dipercaya lagi …
Skeptis? Emang gue skeptis!

But anyway, buat lo2 semua yang sedang dirundung asmara … jangan kuatir apalagi mikir yang macem2 … semua tulisan gue di atas cuman cuap2 nggak penting kok, yeah yang gue publish di Been So Idiot, blog gue yang ehm … udah lama yach nggak gue update juga!2

Love With Passion
Love Deeply!

MarianaBaik

An Unconditional God

God is intolerant!
Dia mau dengerin permintaan lo sampai Dia bosen, tapi buat nurutin kemauan lo, Dia keseringannya seh nggak bisa ditawar.
Emang, buah dukuh, ditawar-tawar?! ^^v Piss ah!

Lo bilang gini, Dia bilang gitu.
Lo mau yang ini, Dia ngotot mau yang itu.

Hidup terasa sulit dijalani ketika kita sampai pada perdebatan dengan Tuhan …

Wait!
Kalo lo mikir lo lagi berdebat sama Tuhan lo, lo salah besar!
Kenapa?! Karena Doski sama sekali nggak bisa diajak berdebat!
Orang Dia yang pegang semua peta hidup lo.
Dan peta itu udah harga mati nggak bisa ditawar-tawar lagi.
How come, dia mau berdebat lagi sama lo! Sama manusia renik kayak lo itu?!

Absolute?! Yeah!
Sekeras apapun lo berusaha untuk mendapatkan sesuatu.
Sekuat apapun lo mengejar sesuatu yang lo anggap sebagai ‘tujuan hidup’ lo.
Ada kekuatan yang absolut dan yang jauh lebih besar dari kekuatan lo yang lo anggap udah luar biasa itu.

Dan lo pun jadi stress gara2 nggak bisa mencapai apa yang lo maui! Hohohohoho!
Do what you can, and leave the rest!
Lakuin bagian lo, dan biarkan Tuhan kerjain sisanya …
Karena sekeras apapun lo berusaha, kalau Doski bilang ‘nggak’, yang nggak bakalan kejadian … See?! How absolute He is!

I Do Love Writing ^^/

Beberapa waktu terakhir ini, gue lagi seneng buka websitenya Wimar Witoelar.
Kangen aja baca tulisan2 yang agak2 susah gimana gitu. Lumayan buat pengetahuan umum dan mengasah otak gue yang hampir overload dipenuhi oleh syntax nya CSharp.
Buat jadi penulis yang baik, memang harus sering baca. Dan gue pengen banget jadi penulis.

Gue suka nulis dari gue SD.
Kalo disuru ngarang, pasti gue seneng banget.
Wacana ‘Menginap di Rumah Nenek’ atau ‘Peringatan Kemerdekaan Indonesia’ gue tulis dengan senang hati dan menjadi sangat spesial di mata guru2 gue :)

Di SMP, gue juga makin suka nulis.
Waktu itu untuk pertama kalinya satu tulisan gue pernah dimuat di koran lokal Bandung, Pikiran Rakyat. Mulai dari papa gue sampe Pak RT seneng bukan maen liat foto gue terpampang di koran itu :)
Dari situ mulai semangat buat nulis. Pelajaran Bahasa Indonesia gue udah pasti selalu bagus lah.

Di SMA, masuk SMA yang yah bisa dibilang salah satu sekolah bagus dan terkenal di kota Bandung lah yah.
Di sana, gue bisa lebih bebas lagi mengekspresikan tulisan gue. Sayang yah, nggak pernah gue arsip. Tapi kalo lo langganan dan mengarsip koran Pikiran Rakyat, lo bakalan nemu beberapa tulisan gue terpampang dengan kerennya di rubrik Suara Pelajar. Salah satu tulisan yang masih gue inget sampe sekarang tentang Pentingnya Rasa Nasionalisme di Kalangan Pelajar. Itu gue bikin pas momen peringatan hari kemerdekaan.
Yep, kebanyakan tulisan gue tentang sosial politik or ya itu yang berbau2 susah gitu deh. Makanya pas baca tulisan2nya Om WW, gue jadi kangen to the max nulis2 yang kek gituan. Mauuuuuu!

Waktu SMA, gue tergabung (halah tergabung kek band aja!) dalam tim mading sekolah.
Tapi gue kebanyakan malah ngurusin dekorasi dan muatan2 yang biasa di tempel di madingnya itu sendiri. Bukan sebagai penulisnya malah. Tapi gpp.
Selain nulis, gue juga seneng sama hal2 yang berbau design dan artistik halah pokoknya itu. Yep, gue cinta menggambar! ^^

Waktu gue kelas 2 SMA, tim mading gue malahan ikutan lomba mading se-Bandung Raya waktu itu.
Tema waktu itu adalah generasi muda dan Narkoba. Topik yang menarik seh buat kita2 waktu itu. Pengalaman yang asik banget. Ketemu temen2 baru. Dan menghadapi kenyataan bahwa, di luar sana masih banyak yang jauh lebih beride, lebih berkreasi, dan lebih ber-segala2nya ketimbang kita kecuali semangatnya dong! Jelas kelompok gue yang paling semangat! Hahahahahaha! Tebak kita bikin mading bentuk apa?!

Biar gue gambarin buat kalian. Dulu kelompok mading kita itu terdiri dari gue, Ronny (Mimin Rontok temen gue yang ancur itu), Sonny si pemikir sejati, dan beberapa anak angkatan bawah yang ehm … gue lupa namanya.
Sonny, yang pinter abis mau supaya mading kita nggak biasa kek yang lainnya. So dia mendesain mading yang luar dari biasanya. Kita bikin kotak menyerupai monitor bertabung. Kemudian dalemnya dibuat lagi kubus dari karton yang dihubungkan dengan mouse boongan juga, sehingga kalo mouse nya ditarik dengan kemiringan tertentu maka baloknya berputar ke sisi lain yang udah ditempeli artikel2 dengan rubrik tertentu. Demikian seterusnya. Keren kan?! Itu pemikiran dari Sonny. Kita semua langsung setuju aja pas dia ngasi ide itu. Gue yang nulis artikelnya, Ronny yang nyiapin barang2nya, dan anak2 lainnya yang nyiapen material2 untuk dekorasinya :)

Sayangnya waktu itu kita cuman masuk sampe 16 besar doang … :) But, it’s oke. Gue dan kawan2 tetep seneng. Karena kita semua punya cerita jadinya :)

Kelas 3 SMA udah disibukin sama persiapan ujian, baik ujian gue dan ujian anak2 gue. Yep! I really2 love this way … Menyerap ilmu buat diri gue sendiri sambil menjejali ilmu yang udah gue dapet ke orang lain :D
Tapi akibatnya, gue jadi semakin nggak punya waktu buat nulis.

Pas kuliah juga sama aja. Senin sampe Jumat, gue bangun pagi, siangnya ngajar sampe sore, sorenya ke kampus, malemnya udah tepar biasanya langsung tidur…. Sabtunya, pagi2 banget gue udah nongkrong di kampus sampe sorenya! Kalo gue cuman ikutan kuliah malem doang dari Senin sampe Jumat, gue nggak bisa lulus cepet, jadi Sabtunya gue ikutan mata kuliah semester2 atas dari pagi sampe sore! Percaya nggak, saat itu gue bener2 ngerasa kalo 24 jam aja tuh nggak cukup buat gue. Hahahaha! Actually gue nggak mau kuliah lama2. Mesti bayar uang pembangunan makin sering dan ngabisin waktu gue banget. Hahahaha! Pingin buru2 kerja dan dapet duit banyak. Ow ow! Ketauan deh kalo gue matre. Bukan matre kaleeee, tapi ambisius halah!
Akibat rutinitas yang ah ribet dan padat banget jadi waktu itu nulisnya bener2 cuti :( Tapi gue lulus hanya dalam waktu 3 taun. Plakkkk!!! Keren kan gue?!

Lalu kenapa gue bisa kepikiran nulis di blog?
Waktu itu
waktu pertama kali dibuang ke projek
waktu pertama kali gue disuruh baca dokumentasi projek tempat gue kerja
waktu gue bingung bacanya karena semuanya pake bahasa Inggris
waktu gue mulai putus asa dalam mengerti semuanya
waktu gue memutuskan untuk udahan aja bacanya
waktu gue iseng2 browsing
waktu gue nemu sebuah blog bernama Blogombal
waktu gue jatuh cinta pertama kali sama tulisan2nya Om Tyo si pemilik blog itu
waktu gue bilang gue juga mau punya satu yang kek begitu
waktu itu juga langsung bikin account di WordPress.

Tapi pas udah bikin blog, gue bingung mau nulis apaan. Jadi tuh blog gue diemin aja, sampe taun depannya setelah gue pindah ke BSD sini …
Yeah, lumayan kalo lagi nggak ada kerjaan gue nulis aja deh apapun apapun apapun … Yang penting gue nulis! ^^/

Walopun jarang gue post, tapi blog gue ini adalah salah satu kepemilikan gue yang gue sayangi dan cintai!

Meskipun jarang dikunjungi orang, tapi gue bakalan tetep mengarsip semua tulisan2 gue di sini.

Katakanlah sebagai pelampiasan gue akan sebuah kerinduan menulis di sela2 kesibukan gue, kesibukan gue, lo ngerti kan?! Kesibukan gue nulis juga, tapi nulis code2 aneh tetep :)

Happy Writing,

MarianaBaik :)

Yes, You Can Sing Here For Me!

No One Else Come Close …
Yes, you can sing here for me now!!
Ada liriknya juga kok ^^/

:) :) :)

Yes! You Can See Him @ My Blog!

Lagu yang banget banget gue suka. Romantis. So Sweet…
Percaya atau nggak, tiap dengerin lagu ini semumet apapun, sedown apapun gue saat itu … pasti bisa tersenyum lagi … ^^/
Kebiasaan dengerin lagu ini, dimulai waktu gue bikin tugas akhir … dari pagi sampe paginya lagi … looping Stay Up forever deh …
Dan selalu ngingetin gue sama orang yang pertama kali ngenalin gue sama lagu2nya George Nozuka juga … :)
Gue mau suatu hari, George Nozuka nyanyiin langsung buat gue di depan gue langsung. Nggak mau tau! =^^=

Semoga lagunya George Nozuka ini juga bisa buat lo semua jadi semangat lagi. Yeah!

“Stay Up”

Let me start with a soft caress
Wanna show you i’m not like the rest
So put me to the test
Anything that you feel let it go
Wanna take things nice and slow
So baby lose control
I want this, want that
I want anything, anything

So let’s stay up tonight
Girl that’s all
Let me sing you a song
So let’s stay up tonight
Girl that’s all
Let me sing you this song
’cause it’s all about love tonight
It’s all you see
So stay up with me tonight

So come make it right next to me
Let me show you what love can be
I’ll kiss the lips softly
I’m lookin’ you right in the eyes
Girl i slowly go deep inside
Your heart is what i mean
’cause i want this, want that
I want anything, anything

So let’s stay up tonight
Girl that’s all
Let me sing you a song
So let’s stay up tonight
Girl that’s all
Let me sing you this song
’cause it’s all about lovin’ tonight
It’s all you see
So stay up with me tonight ~ohh

It’s all about you and me
That’s right (that’s right)
That’s right (that’s right)
This it what it means to me

So don’t leave me (don’t leave me)
Don’t leave me
I need this just as bad as you do~
So don’t leave me
Don’t leave me
Tonight

So let’s stay up tonight
Girl that’s all
Let me sing you a song
So let’s stay up tonight
Girl that’s all
Let me sing you this song
’cause it’s all about lovin’ tonight
It’s all you see
So stay up with me

So let’s stay up tonight
Girl that’s all
Let me sing you a song
So let’s stay up tonight
Girl that’s all
Let me sing you this song
’cause it’s all about lovin’ tonight
It’s all you see
So stay up with me tonight

Baby baby
It’s all you see
So stay up with me all night

No Reason… Nggak Juga Klarifikasi :)

Seorang sahabat menceriterakan sebuah ilustrasi kemaren malam ke gue …

Di kereta, seorang bapak lusuh duduk.
Bapak itu membawa serta beberapa orang anaknya yang masih kecil.
Semua anaknya hampir tidak terurus.
Bajunya kotor dan berantakan sama seperti ayahnya.
Mereka berlari ke sana kemari berteriak-teriak out of control.
Tapi sang bapak cuma duduk saja.
Seorang wanita yang duduk tak jauh dari tempat di mana bapak itu duduk, bergumam dalam hati
‘Kok anak2 sebanyak itu nggak diurus seh? Bajunya kotor, nakal2 lari2 kesana kemari. Orang tua nya juga sama aja. Nggak bisa ngurus anak!’
And you know what?! Isteri dari si bapak itu yaitu ibu dari anak2 lusuh-kotor-nakal-tak-terurus-tadi saat itu sedang terbaring di rumah sakit karena kanker ganas. Dan sang bapak kerja dari siang dan malam untuk membiayai pengobatan isteri dan hidup anak2nya, so that nggak ada waktu buat dia ngurus anak2nya lebih lagi

begitu kira2 ilustrasinya … :) bagus ya? gue seneng banget punya temen pinter yang tau ilustrasi kek gini. luv ya sista. muach!

Jujur deh, lo semua termasuk gue pasti sering banget jadi wanita tadi. Wanita yang menggumam sinis atau mengambil kesimpulan dari keadaan atau sikap orang lain. Terutama keadaan dan sikap yang tidak baik, right?!

Jangan pernah lo menghakimi seseorang hanya dengan apa yang lo liat, apa yang lo denger doang.
Lo bahkan nggak tau apa yang ada di pikirannya saat itu.
Lo bahkan nggak tau apa yang lagi digumulin sama dia pada saat lo sedang bergumam seoerti wanita tadi.

Nggak semua mesti diklarifikasi, right?!
Lagipula nggak semua bisa diungkapkan dengan kata2 …
Lagipula nggak semua juga bisa dijelaskan secara nalar.

Nggak… Nggak… Nggak…

Yeah! This Is Mariana And Her ‘Crazy Dodol Life’

Give it up for M! M.A.R.I.A.N.A!

Mumpung lom dapet kerjaan baru karena dev lead lagi pulang kampung mau tunangan katanya …

Jadi gue pun mencuri2 waktu nganggur gue untuk menulis postingan ini.

Tebak! Yep! Gue mau nulis sesuatu yang serius ah kali ini … :D

Kemaren sore, hari Rabu, 10 Juni 2009 jam 17.33, sebuah imel mendarat di inbox gue.

Gue yang jam segitu masih ada di kantor pun tertarik membacanya … Dari Been So Idiot, please moderate for new coming comment :)

Senangnya ada yang ngasi komen buat postingan gue ‘Crazy Dodol Life’

And then gue baca baik2 isi komennya …

Tebak! Tebak! Tebak! Gue dapet komen dari orang selain temen2 gue yang biasa gue paksa2 buat ngasi komen di postingan gue!!

Girang luar biasa gue :D

Terlepas dari isinya, pokoknya gue seneng banget deh ada yang perhatian sama blog gue :D

Eniwei, serius ini isi komennya:

From : Pengelola Sona Topas Tower

Kepada Yth Sdri.Mariana Novelia

Sona Topas Tower cukup dikenal dan mudah dicapai, karena berada di area pusat bisnis di jantung Ibukota…

Dan jika Sdri.Mariana melihat dari depan gedung..ada nama gedung kami yang tertulis sangat besar..kira-kira sepanjang mobil berukuran sedan…mungkin karena Sdri.Mariana baru atau belum beorientasi di Jakarta maka sulit mencari Sona Topas Tower…

Sebagai bukti, yang kami telaah dari cerita Sdri.Mariana sendiri, buktinya supir taksi dan sopir bus transjakarta (busway) tahu persis gedung kami kan..??

Salam dari Kami,

Pengelola Sona Topas Tower

Pertama baca, shock.

Tapi tetep seneng ah pokoknya!

Gue mau konfirm beberapa hal:

Pertama, gue tau dengan sadar, Sona Topas Tower bukan hanya cukup dikenal dan mudah dicapai kok … Sona Topas Tower emang terkenal kok :)

Selain gedungnya tinggi, itu gedung juga emang ada di daerah kota gitu loooo … Jadi pastinya gampang dicari, kecuali yang nyari nya gue yang sering disorientasi arah ini loh :) Dan FYI, gue itu paling susah ngapalin arah, jalan, dan letak…. Maafkan akuuuuuuuuu …. ^^v

Kedua, gue mau konfirmasi kalo okeh … emang gue ehm … ah, bener juga seh waktu itu gue masih baru atau belum berorientasi di Jakarta … belom mengenal Jakarta dan letak2 gedungnya even waktu itu gue ada di jantung kota sekalipun … tapi setelah beberapa kali ikutan interview halah di gedung2 gaya di sana, gue ehm … agak … ehm … agak sedikit hapal lah yah jalan2 n letak2 gedungnya ^^v

After all, postingan ini gue tulis dengan sesadar2nya dan dengan seikhlas2nya juga dengan rasa sesenang2nya sekadar menambahkan kan postingan gue yang sebelumnya :)

trims4theattentionyaph ;)

I’m On The Way To Another Dodol Things … Again >.<

Okeh mari mulai menulis

Hari ini, tanggal 21 Mei 2009 gue pulang ke Bandung.

And ges wat?! Yep, dari kemaren siang gue udah sms-an saling berkirim wall, sampe telpon2an sama temen2 gue yang ada di Bandung untuk menyusun rencana buat hari ini. Dan jadilah hari ini kita menghabiskan waktu seharian bersama di Cihampelas Walk. Yeeaaagghhhh! Aaaachhh! Ooouuuchh! Oh no! Oh Yes! Halah!

Gue naek travel yang jam tujuh pagi dan nyampe di Bandung  jam sepuluh pagi juga. Gue minta diturunin di Pasteur aja karena akses ke rumah gue lebih mudah. Tapi terlintas pikiran jahil gue untuk sekalian mengejutkan salah seorang temen gue yang kostan nya emang di daerah situ juga.. Heuheuheuheu!

Niatan mau ngasih surprise .., malah jadi garing. Ternyata temen gue yang biasanya jam segitu masih tewas, udah bangun n kamarnya udah kebuka n ternyata ada cowonya juga n ternyata mereka baru balik dari gereja n mereka mau pergi lagi juga swt ah! But gpp, jadinya gue dikasi tumpangan balik sekalian mereka keluar. Hahahahahaha!

Nyampe hum jam sebelas … langsung mandi n keramas. Maklum, tadi subuh cuman mandi doang tanpa keramas. Gue nggak bisa sehari doang tanpa keramas :D And then, abis mandi terus makan, telpon Agus, ditelpon Miming, telpon Mimin, siap2 terus pergi ke rumah Agus yang cuman beda beberapa rumah dari rumah gue.

Owh yah! Gue lupa cerita. Kalo biasa2nya gue sama Agus pergi2an naek angkot, hari ini Mimin Ronny, ah gue manggilnya Ronny aja biar nggak rancu sama diri gue sendiri! Yah, Ronny! Terpaksa Bersedia menjemput gue dan Agus di rumah kita berdua. Ehm … Uhm … Ehem, ehem! Okeh, gue ngaku! Gue nyerah deh. Sebenernya gue yang maksa dia buat jemput kita.

Berikut cuplikan sms gue sama Ronny pada H-1 sebelum gue balik Bandung.

Ronny : “Mimin sama siapa aja pergi dari situ?”
Gue : “Gue, Agus, Miming, and lo dong”
Ronny : “Langsung ketemuan di Ciwalk aja yah?”
Gue : “Nggak”
Ronny : “Kan lo udah ada Agus and Fanny”
Gue : “Nggak mau”
Ronny : “Mobil guwa lagi dipake Herwin(adeknya) ke Marnat” *lama balesnya
Gue : “Ya udah naek angkot aja. Pokoknya lo kesini aja dulu, Perginya bareng”
Ronny : “Langsung ketemuan di sana aja yah?”
Gue : “Kalo gitu gue nggak jadi ikut. And gue batal balik Bandung besok”
Ronny : “…” *nggak bales2
Gue : “…” *pura2 mutung
Ronny : “Besok kumpul di rumah lo jam berapa, Mimin?”
Gue : *loncat2 kegirangan

Ternyata Ronny. Iyah, dia …. dia … lupa jalan ke rumah gue. Fiiyuuuuhhhh …. FYI, udah sering banget kale dia ke rumah gue … delapan taon temenan, dia masih lupa aja jalan dari rumah dia ke rumah gue astaga keterlaluan minta ditimpuk pake Ian Kasela! Eniwei, akhirnya dia nyampe juga ke depan gang rumah gue. Pergilah kita bertiga naek mobilnya Ronny langsung ke TKP.

Enam tiket film Angels And Demons udah ada di tangan Andi, walopun di detik2 terakhir, Andi mesti beli satu tiket tambahan lagi buat Darius, cowonya Miming dari Jakarta. Yeah! Andi memang berdedikasi dalam hal event organizer. Luv u son ^^v

Belom sampe kekurangan tiket doang cobaan kita2. Mimin eh maksud gue Ronny yang lutju itu … oh em ji … kebingungan cari tempat parkir di Ciwalk. Muter2 nggak jelas sampe nyenggol mbak2 yang lagi diboncengin cowonya pake motor pun dia harus alami hanya untuk mendapatkan sepetak, bayangkan sepetak tanah untuk menyimpan mobil Suzuki Swift nya yang matic itu halah.

Ya udahlah lah yah … akhirnya nyampe Ciwalk benerannya jam tigaan. Pedahal filmnya dimulai jam 3.45 heah. Kita langsung belanja jajanan di Yogya supermarket and jejel2in tuh makanan segambreng di tas cewe2 yang juga gede banget tapi nggak segede bibir Ian Kasela kok!

Abis itu naek and nonton deh …

Filmnya … ehm … ehm … ehm … ternyata mirip2 sama Davinci Code!!! *GUBRAKKKK!
Okeh! Serius sekarang! Tapi beneran mirip kok. Rang yang maennya aja sama2 Tom Hanks. Gue yakin yang bikin bukunya tuh pasti orang yang sama! Pinter kan gue?! *PLAKKKKK!

Kali ini gue duduk di sebelah Mamay dan Agus… lagi?! Ah, lo tau kan?! Agus tuh emang gak berani jauh2 dari gue. Nyokapnya aja bilang dia suka kalap kalo jauh2 dari gue. Ini serius dan nggak maen2 lho ^^v Dan kali ini Ronny duduk jauh dari gue. Beuh, kalo nonton horror aja pada deketin gue deh swt =.=

Sepuluh menit pertama gue masih gamang nih film kok susah amat yakkkz?! Gue sama Agus cuman senyam senyum nggak jelas and sesekali saling berpandangan penuh arti dan ketidak pahaman atas semua yang tergambar dalam layar bioskop itu.

Tapi, yah pada dasarnya emang gue pinter, yah gue abisin aja dah tuh pelem sampe kelar sambil ngegayem roti sosis dan segambreng snack2 kecil mulai dari Ring, Chitato, Tim Tam, Popcorn nya XXI sampe terakhir ada yang ngoper kamera digitalnya Miming … eh bukan dink! Kameranya nggak dimakan kok. Kita foto2 di tengah2 film itu. Yep! Penting banget nggak seh?! Jelas penting, rang di tengah jalan tuh pelem putus gitu untuk beberapa menit. Nggak mau rugi udah bayar buat duduk di dalem studio dan duduk di kursi empuk, yah kita foto2 aja dah di dalem…. Hahahahahaha!

Belum puas foto2 di dalem studio, kita juga foto2 di depan beberapa poster film yang ada di XXI itu. Hasilnya bisa diunduh di bawah ini :D

Gue, Miming And Agus : cheese...! ^^Gue, Miming And Agus : cheese…! ^^
Gue, Miming And Agus lagi : "Cheese...!"Gue, Miming And Agus lagi : “Cheese…!”
Lagi2 kita bertiga. Yang penting foto2 dulu daaaahhh >.<Lagi2 kita bertiga. Yang penting foto2 dulu daaaahhh >.<
Okeh, kali ini Miming yang maksa2 gue buat nemenin dia foto :)Okeh, kali ini Miming yang maksa2 gue buat nemenin dia foto :)
Bukan gue yang nyuruh masang muka kek gitu beneran! Tapi tetep imud khan?!Bukan gue yang nyuruh masang muka kek gitu beneran! Tapi tetep imud khan?!
Kali ini sama Agus .... Maklum artis >.<Kali ini sama Agus …. Maklum artis >.<
Perkenalkan personil DaDodolers : Andi, Gue, Miming, Agus, Mamay, and Ronny. Jangan salahkan kami, kalau kami memang imut :)Perkenalkan personil DaDodolers : Andi, Gue, Miming, Agus, Mamay, and Ronny. Jangan salahkan kami, kalau kami memang imut :)
Gue and Agus masih lom puas. Pindah ke 'Night At The Museum' setelah bosen sama Sid :DGue and Agus masih lom puas. Pindah ke ‘Night At The Museum’ setelah bosen sama Sid :D
Actually, gue dan Miming juga setara narsisnya. Wkwkwkwkwkwk!Actually, gue dan Miming juga setara narsisnya. Wkwkwkwkwkwk!
Sangking kerennya kita bedua, pocong pun sampe ngrengek2 minta poto bareng. :D Piss ah, Cong!Sangking kerennya kita bedua, pocong pun sampe ngrengek2 minta poto bareng. :D Piss ah, Cong!

Seudah cape foto2 bareng poster film, kita pun nyari clingak clinguk object baru yang bisa dijadiin korban narsisme. Ketemulah tulisan super besar ini nih …
Wohohohohoho! Here they are! The Angels and Demons yeah!Wohohohohoho! Here they are! The Angels and Demons yeah!
Yang paling kanan itu lohhh... Cantik banget yah?! >.< *minta ditimpukYang paling kanan itu lohhh… Cantik banget yah?! >.< *minta ditimpuk
Gue suka foto ini, kecuali Ronny yang lagi bawa botol You C Isotonic yang udah kosong. Swt =.="Gue suka foto ini, kecuali Ronny yang lagi bawa botol You C Isotonic yang udah kosong. Swt =.=”
Foto lengkap lagi. Minta mbak2 yang lewat buat fotoin kita semua adalah dodolest thing of the day yeah! Biarin aja. Yang penting foto ... Botol You C nya udah gue umpetin kok. :DFoto lengkap lagi. Minta mbak2 yang lewat buat fotoin kita semua adalah dodolest thing of the day yeah! Biarin aja. Yang penting foto … Botol You C nya udah gue umpetin kok. :D

Abis sesi foto2 kan laper tuch, baru deh kita cari tempat makan dan tempat nongkrong … Ketemulah BMK di atas nya Platinum.
Pesen tempat buat tujuh orang dan terbentuk formasi ikan cucut minta kawin :D

DSC01621DSC01620

DSC01619

Waktu makan di BMKWaktu makan di BMK
Kita pun masing2 memesan makanan …

Gue     : “Gue samain sama punya Agus aja deh!”
Ronny : “Mimin” (menatap dalam ke mata gue)
Gue     : “Wat?”
Ronny : “Lo mesti makan yang bener lho”
Gue     : “…”
Ronny : “Iyah, lo kan pake kawat gigi tuh”
Gue     : “Uh hu .. terus?”
Ronny : “Iyah, kalo lo makannya nggak bener ntar gusi lo kena penyakit kusta lho” (masang wajah sok serius)
Gue     : “Heh?”
Ronny : “Iya gue serius … Dulu temen gue yang pake kawat gigi juga … bla bla bla ….”
Gue     : “Maksud lo kista?”
Ronny : “Ah, iya itu maksud gue” (wajah tetep datar langsung lanjutin cerita tentang temennya yang menurutnya kena ‘kusta’ di gusinya itu ..)
Gue     : “($#%&#^()#(%(^&^#$#&”

Agus dan Gue sama2 memesan nasi goreng Chicken Katsu yang porsinya segambreng. Kekenyangan deh jadinya T___TAgus dan Gue sama2 memesan nasi goreng Chicken Katsu yang porsinya segambreng. Kekenyangan deh jadinya T___T

Dan obrolan pun dilanjutkan sampe kita selesai makan …

Darius : “Temen adik gue dong … dia kan kerja di hotel apa gitu namanya di Bali kan jadi … jadi apa yah?”
Gue : “…”
Darius : “Ah, doorman”
Agus : “Apa?”
Darius : “Ah, itu loh yang suka bukain pintu kalo ada tamu dateng … apa yah namanya? Doorman kan?”
Agus : “Doorbell!”
Darius : “Bukan! Itu mah yang suka bunyiin bell kalo ada tamu baru dateng. Itu loh … apa yah namanya?!”
Gue : “Ringbell” *ngasal jawab
Darius : “@#$%^&*()”
Agus : “Doorboy!”
Darius : “Ehm …”
Ronny : “Ah, office boy?! Ya kan?!” *udah keras salah lagi

Udah pada makan, kita jalan2 bentar ngalor ngidul nggak jelas di dalem mall itu …Nggak asik seh. Jadi cuman bentar doang and then kita balik deh :)

Di lift pun masih terjadi hal2 dodol. Mulai dari Darius yang masang wajah2 mesum di depan para pengunjung laen yg juga lagi nunggu lift. Untung nggak digundulin terus diarak keliling mall tuh anak satu. Sampe Ronny yang ternyata ‘ramah’ rajin menjamah juga … di lift dia nggak bisa menahan hasratnya. Meskipun hasrat itu ia salurkan pada … ehm … Darius?! Oh em ji! Cowo2 aneh =.=

Ketika Gue Menghilang Kembali …

Beberapa minggu ini tersiar kabar hingga ke negeri seberang bahwasanya seorang puteri maha raja dari negeri di atas awan hilang entah kemana …
Dan setelah kira2 28800 detik menghilang, akhirnya dia kembali dengan dibawa oleh seekor kebo jelek yang menyamar sebagai kebo jelek .. lho?!

Pernah ngitung berapa orang yang sayang sama lo?
Pernah ngerasain semua perhatian temen2 lo tertuju pada lo?
Pernah ngerasain seneng karena ternyata banyak banget yang care dan perhatian sama lo?
And pernah dimarah dijutekin dimutungin sama temen2 lo karena lo mencobai mereka hanya unyuk menjawab 3 pertanyan di atas?

Gue?! Pernah.
Lagi?! Nggak deh
Masa sih?! Nggak!
Beneran?! Nggaaaaakkkkk!
Bener yah?! Ehm … nggak tau juga sih. Wew! Ampun!

We Want Her Now! Come Her Back To Us!We Want Her Now! Come Her Back To Us!

Gue bingung nulisnya mau gimana?!

Hari Sabtu 2 Mei kemaren, gue diajak pergi Ferdi, temen kantor gue. Tebak! Yeah! Kebo jelek yang menyamar jadi … kebo jelek juga … yah itu dia kebonya! Outbound! Outbound nenek lo kayang! Okeh … tahan emosi! Gue mesti sabar … okeh … Dia kira dia siapa?! Berani2nya bohongin gue hah?! *PLAKKK!

Eniwei, ternyata gue tau, Ferdi itu mau survey tempat interviewnya buat hari Seninnya. Yeah, he’s still a boy ^^v. Masa mau interview aja mesti survey dolo tempatnya. Pake ngajak2 orang lagi! Dan yang diajak bego juga mau aja swt …

Eh, gue lupa! Mestinya seh kata Ferdi nggak boleh bilang siapa2 kalo waku itu dia mau survey tempat interviewnya. But, who care?! Biarin ajah! Heuheuheuheu *tawa jahat

Pertama kita singgah dulu di tempat kosnya yang lama. Menyapa teman2 lamanya dan istirahat bentar. And you know wat?! Setelah kita ngobrol2 sama salah satu temennya, ternyata doski tau gedung tempat orang jelek itu akan interview. Dan ternyata …. Tempat interviewnya! Tempat interviewnya ntar senin itu?! Iyah, itu …. itu ada di belakang kosannya sodara-sodara! Zzzzzzzz …. Males banget nggak seh?! :D

Seudah nemuin bakal kantornya entar … (entar kalo HRD nya bener2 khilaf dan mau nerima dia maksud gue), itu udah jam … 12 kali yah … and then hujan mulai turun rintik2. Akhirnya memutuskan untuk berteduh okeh berteduh … di Mall Taman Anggrek. Hebat betul bukan Ferdi ini. Mengajakku berteduh di Mall Taman Anggrek yang ternyata pintu masuk utamanya gue baru tau … lutju banget … bisa muter2 gitu, tapi di dalem pintu muternya itu ada etalasenya juga and di dalemnya ada patungnya juga … lutju bukan?! Gue suka! >.<

Fokus! Fokus! Okeh, terus udah gitu makan siang di …. Ajisen Ramen … lagi?!
FYI, perasaan gue, perasaan gue loh yah, tiap gue ke TA pasti makannya kalo gak di sono or di HokBen. And then yawda sambil nungguin hujannya berenti, kita jalan2 nggak jelas kesana kemari tanpa tujuan kek anak ayam kehilangan kakinya … Jrottt! (Lho? Emang itu kan peribahasanya?! Bukan yah? @___@)

Setelah memastikan hujan sudah reda, kita balik deh ke BSD. Pas di lapangan parkir, pas gue mendapatkan kembali tas gue, and gue cek heah … puluhan miskol dan sms memenuhi inbox dan call register gue.

Nggak sampe masang pengumuman aja, kabarnya bisa sampe Bandung. Maigosh >.<Nggak sampe masang pengumuman aja, kabarnya bisa sampe Bandung. Maigosh >.<

Ow ow! *kabuuurrrrrr!
BRUKKKK! *jatoh kpleset kulit pisang!

FYI, gue sore itu ada janji sama temen2 gue yang laen mau nonton Wolverine. And then Gundud, si rusa berhidung nyala meng-sms gue dan menanya ingatan gue akan janji gue itu. And then gue bales tuh sms. Gue nggak bales yang laen dulu ah. Huhuhuhuhuhu! Sangking parno dan syoknya begitu banyak sms mampir di inbox gue yang biasanya rapi tertata itu >.< *keselek

Alamat mesti buru2 balik dan meng-klir-kan semua ini. Heah! Udah berasa kek artis aja gue. Hahahahaha!

Eniwei, ada beberapa miss yang sampe sekarang gue masih “gomen ne gomen ne gomen ne!”
1. Gue pergi hari Sabtu jam 7 pagi which is semua temen2 gue masih pada tidur. Gak pamitan?  Masa  iyah, mesti bangunin mereka? Keknya nggak banget deh mesti nganggu mimpi indah mereka … *alibi mode off kok sumpah ^^v
2. Gue pergi meninggalkan kamar dengan lampu menyala. Bukan maksud buat ngambur2in listrik apalagi supaya gue kek keliatan ada di dalem. No way! Lupa sumpah gila!
3. Sandal2 gue berserakan di depan pintu dalam keadaan yang masih lengkap. Bukan maksud gue lagi2 supaya gue keliatan ada di dalem. Tapi gue emang sradak sruduk males beresin sendal kalo udah buru2. Lagian hari itu gue pake sepatu kets yang jarang gue keluarin n jarang gue pake.
4. Handphone gue lupa gue unnsilent pagi itu. FYI, tiap malem gue selalu men-silent semua handphone gue. Ini gue lakukan sebagai apresiasi gue terhadap waktu tidur gue yang cuman 8 jam doang.
5. Semua temen2 gue kelabakan nyariin gue dan nelponin gue. Tapi gue nggak denger, pertama karena hadphone gue yang masih silent, kedua handphone gue itu ada di dalem tas, dan tas nya dibawa asisten gue (baca:Ferdi). FYI, tasnya tas selandang yang bulu2 … so sweet kan?! Hahahaha!
6. Gomen ne, kawan2 semuanya! Gomen ne! Gomen ne! Gomen Ne!

Tapi ada beberapa hal positif yang gue dapatkan dari seharian menghilang dari muka bumi … muka bumi … bumi serpong damai?! :D
1. Bahwasanya gue pernah naek motor dari BSD ke Jakarta dan sebaliknya. Bagus bukan?!  Nggak yah?! Masa seh?!
2. Bahwasanya gue tau kalo di sepanjang jalan Daan Mogot itu banyak yang jualan masker. Jadi kalo mau beli masker, jangan langsung beli di tukang masker pertama. Siapa tau di depan lebih murah $___$
3. Bahwasanya di sebuah perempatan di sebuah jalan keknya masih Daan Mogot itu, kalo lo ke kiri itu ke arah Lapas Tangerang, kalo lurus ke arah Bandara, and kalo ke Jakarta ambil yang kanan. (with asumsi, gue lagi nggak kumat disorientasinya)
4. Bahwasanya di daerah Tangerang banyak banget pabrik and limbahnya buset deh kemana2 … Jadi mikir? Apa yg orang2 pemerintahan itu lakukan di bangkunya yang terhormat itu sehingga produsen limbah ini bisa lewat gitu aja dari pandangan mereka? Fesbukan? Mungkin. Au ah gelap! Not my business!
5. Bahwasanya kalo ke mall yang supermarketnya pake jasa HERO mendingan jangan berani2 pura2 mau belanja ke sana padahal cuman mau nitip barang2 lo aja supaya pas jalan nggak ribet. Coz, lo tau nggak?! Nggak ada ‘Pintu Keluar Tanpa Pembelian’ kek yang ada di Carefour. It means, lo mesti belanja sesuatu dulu baru bisa keluar lewat kasir.  Luar biasa ngeselin bukan?! Buat gue sama Ferdi sih iyah =.=
6. And ehm  … uhm … bahwasanya teman2 lo pasti khawatir banget sejelek2nya lo, senyebel2innya lo, sebandel2nya lo, seapapunnya lo, mereka pasti khawatir and merasa harus tau dengan pasti keberadaan lo supaya mereka bisa tenang dan nggak gelisah or cemas lagi … dan lo mestinya bahagia banget deh kalo punya temen2 kek begitu … :) :) :)

Ehm … gue merasa harus memposting hal ini.
Why? Sesuatu yang bagus buat dishare … Pas gue baca ulang lagi aja, gue udah ketawa ketiwi sendiri (lagi diklitikin sih hahaha!)
Yep! Seriously, lo semua yang nyariin gue hari itu …
dari yang cemas sampe ke bete
dari yang bete sampe yang ke marah2
dari yang marah2 sampe yang ke khawatir stadium 4
dari khawatir stadium 4 sampe yang ke give up dan mulai pasrah …
dan yang mampu bertahan sampe akhir karena dibikin bete sama gue …

GOMEN NE! LOVE YOU ALL!

Bonus: Kalo lo temen2 kantor gue, taon lalu gue juga sempet ngilang. Klik di sini … Hahahaha! *bangga tak terperi

Ehm … Paskah PKKO di Lapas Anak Tangerang

Pernah nonton Prison Break?
Gue suka Wentworth Miller!
Tangannya lucu … lho?

Okeh, kali ini gue mau ngomongin soal acara Paskah kemaren. Satu paragraf di atas nggak nyambung? Kata siapa?! Paskah kemaren gue ke penjara anak. Ehm … okeh … Tapi agak2 nyambung dikit kan?! Iya kan?! Udah deh, kalo lo bilang nggak nyambung jangan baca2 blog gue lagi. *minta ditimpuk pake Ian Kasela Awww!

Okeh, kita awali dengan perkenalan. Tak kenal maka tak sayang, Tak foto2 bareng maka tak narsis. Halah!

Cheese ....!!!

Cheese...!!

Team PKKO yang kerja bareng anak2 lapas ini pas Paskahan kemaren adalah … taraaaaaa…..!

Pertama-tama perkenalkan ini dia ibu ketua kita ... Bu Lina Siagian yeah! ^^7

Pertama-tama perkenalkan ini dia ibu ketua kita ... Bu Lina Siagian yeah! ^^7

Yuda anak SGU, gue, dan Jo temen kantor gue ... yang pake kemeja :)

Yuda anak SGU, gue, dan Jo temen kantor gue ... yang pake kemeja :)

Ketiga dari kiri itu adalah Edwin, lalu Ferdi ... mereka ehm ... yah, napi eh anggota team kita yang keren deh pokoknya. Semangat! ^^/

Ketiga dari kiri itu adalah Edwin, lalu Ferdi ... mereka ehm ... yah, napi eh anggota team kita yang keren deh pokoknya. Semangat! ^^/

Gunawan(baca:rusa hidung nyala), Lia, Gue, Mbak Venny, Mbak Lina, ehm ... siapa yah itu satu lagi @__@

Gunawan(baca:rusa hidung nyala), Lia, Gue, Mbak Venny, Mbak Lina, ehm ... siapa yah itu satu lagi @__@

Ehm … penasaran dong kek gimana sikon di sana? Penjara gitu loh … Udah serem aje kan ngebayanginnya? Let’s see, all!

DSC05215

Gereja samaria, tempat kita dan temen2 dari lapas kenalan nih :)

DSC05366

Ada pohon2 juga kok di sini ... hijau dan terawat bukan?

DSC05365

Di sepanjang lorong inilah, ada kelas2 dan beberapa ruang guru. Lapas ini mensupport sekolah SD sampe SMA

Terus, penasaran dong sama para penghuninya. Pastinya. Gue juga penasaran banget. Anak2 remaja 12-18 tahun yang udah melakukan kejahatan keji di umuran segitu? Pati garang2 deh. Tet Tot! Anda salah! Ayo jalan mundur pake jempol kaki doang! Wohohohoho! Betapa terawatnya mereka.

DSC05315

"Kalian berdua ... masuk sini gara2 nggak mandi berapa taon hah?" ^^v

Kalian ini lho, disuru mandi kok malah ngelamun ... swt deh

Kalian ini lho, disuru mandi kok malah ngelamun ... swt deh

Oke, becanda kaleee…. jangan marah yang abang2 ^^v piss ah
Beneran ah sekarang. Nih temen2 kita yang ada di sana

Lho? Kalian lagi? Kan udah disuru mandi ... Astaga!

Lho? Kalian lagi? Kan udah disuru mandi ... Astaga!

Oke … oke .. serius yah!

yah ... ini dia, Bersih2 kan? Mereka juga santun kok :)

yah ... ini dia, Bersih2 kan? Mereka juga santun kok :)

Pokoknya kami minta hasil perhitungan suara Pemilu dibatalkan! Ini nggak sah, Pak Hakim!

Pokoknya kami minta hasil perhitungan suara Pemilu dibatalkan! Ini nggak sah, Pak Hakim!

Rahmat siapa itulah namanya panjang amat ... penyanyi eh programmer handal ... nyanyi sambil looping foreva yeah!

Rahmat siapa itulah namanya panjang amat ... penyanyi eh programmer handal ... nyanyi sambil looping foreva yeah!

Sentuh hatiku dibawakannya dengan ketukan 2/9 ... tapi salut buat keberaniannya :)

Sentuh hatiku dibawakannya dengan ketukan 2/9 ... tapi salut buat keberaniannya :)

Apa yang kita lakuin di sana?
Nyanyi bareng buat Tuhan.
Sharing.
Makan bareng. Makanan jasmani dan makanan rohani tentunya.
And then … yah gitu deehh ….
Gue jadi menerawang … PLAKKK! Aww!
Gue jadi menerawang … dan berpikir, kenapa seh mereka harus ada di sini?
Kenapa mereka harus melalui ini semua?
Kenapa Tuhan harus menginjinkan mereka melalu semua ketegangan, ketakutan, kemarahan, sampe keputusasaan mendatangi mereka yang masih remaja itu?

DSC05296

DSC05288

Pasti bermaksud.
Semuanya baik pada waktunya.
Pada saat waktunya, semuanya akan baik.
Tapi waktuNya bukan waktuku atau waktumu.
Dan waktumu atau waktuku bukan waktuNya.

Yeah, Father memang misterius.
Tapi dia baik beneran … :)

Ah, cape ah nulisnya …. ini tulisan udah seminggu bercokol di browser gue … Pdahal gue masih mau nulis tentang anak2 dsana … emotionally tentuanya … lo aja deh yang nulis .. lho?!

Find Me Without Replace :)

Kenapa seh cewe nggak mau menunjukkan perasaannya sama cowo terlebih
dahulu?”
Kenapa harus kami dulu yang menebak2 isi hati kalian sama kami”
Apa kalian nggak pernah mikir, kalo kami juga punya ketakutan. Punya
kesangsian. Takut kalau perasaan kami sama cewe yang kami suka ternyata
nggak sama kek rasa mereka ke kami?”

3 pertanyaan dari seorang cowo temen gue

“Bukannya nggak mau mengungkapkan isi hati terlebih dahulu. Tapi menurut gue
… ehm … mestinya kan cowo duluan yang bilang. Cewe ehm … lebih baik menunggu … ?”

Jawaban rancu sarat dengan kebodohan keluar dari gue yang waktu itu mestinya
mikir lebih berat kata2 yang tepat buat jawab pertanyaan2 itu.

“Kalo cewe cuman nunggu sampai ada cowo yang mengungkapkan isi hatinya sama
dia, berarti … cewe sesungguhnya nggak pernah pacaran or bahkan
menghabiskan sisa hidupnya sama seseorang yang bener2 dia inginkan dong?
Seseorang yang dia mau. Seseorang yang dia cintai. Bukan begitu?”

Gue cuman diem dan ngomong dalem hati, bener juga nih cowo satu :(
Abis itu, kita ganti topik … bal bla bla kemana-mana deh pokoknya

Sejak saat itu (udah lama banged), gue bertekad buat meng-eksplore hal ini
lebih dalam. Tapi karena waktu terbatas, baru kali ini gue nyempetin buat
ehm … menganalisisnya. Sukur2 lo mau bantuin gue :D
Apa yang menarik dari sini?
Sebuah kepercayaan. Sebuah paradigma bahwa cewe semestinya menunggu ungkapan
cinta (*geli gue) dari seorang cowo.
Jaman sudah berubah. Kelestarian akan kepercayaan itu pun dipertanyakan.
Apakah mereka cewe masih mesti menunggu seorang cowo datang padanya dan
bilang “I Love You“?
Atau malah nggak ada masalah lah siapa yang bilang duluan. Even itu si
cewenya.

Gue? Pendapat gue nggak pernah berubah tentang ini.
Konservatif? Kuno? Biarin!

She’s beautiful. Tapi cantikan gue kemana2 seh. Aww! Sakit tau! Sori, lanjut
kawan2 … Dia lumayan cantik lah. Semua cowo suka sama dia. Everyone adores
her. Tapi suatu hari …
Cewe itu pun menutup pintu kamarnya. Mukanya pucat. Semuanya telah berubah.
Lelaki yang dia sukai amat sangat kini telah berubah. Nggak semanis yang
dulu.

Seseorang berbisik di telinga gue, “Tunggulah sampai seorang lelaki
menyayangi dengan sepenuh hatinya. Baru berikan yang sama. Mereka akan lebih
menghargai dan menjagamu”
Paham?

Karena sesungguhnya cinta itu adalah perjalanan (*gue ngutip dari sapa yah?
Nggak mungkin gue mikir sendiri :P )
Bukan buat hari ini aja. Bukan buat sampe besok aja. Bukan buat sampe gue
bosen sama lo atau lo bosen sama gue. Tapi sampe we are gue sama lo realize
that gue tuh sayang sama lo dan nggak mau kehilangan lo. Gitu.

Ehm … apa lagi yah? Gini deh,

Love itu …
It can be fun
It may be hurt
It can be everything you want it to
Just open your eyes and see it through
Just take it slow and let it is talking
Just give it a try and it will find you

Love will find you …
Love will find me …
It could be us …

Hello! It’s me! My name is Mariana. Find Me Please :D

Gue dan Beberapa Update-an yang Sumpah Sangat Penting

Okeh … Mau nulis apa yah? Bingung gue.
Tapi kalo gue nggak paksain nulis, ntar2 gue gak bisa nulis lagi. :D
Ada beberapa update-an dalam hidup gue selama gue nggak nulis. Ehm, semoga seeh nggak ada yang kelewat
1. Uang kos gue naik jadi 600k sejak April kemarin. Kalo lo nganggep hal ini nggak penting, buat gue ini adalah hal yang mengancam keselamatan jiwa gue. Naek you know?! Naek!!!! Ehm … hufff … okeh
2. Ah, lift di kantor gue udah dimodernisasi … meskipun … ehm, statusnya masih partial. Eah!
3. Gue baru beli HP Smart D1200P yang paket modem plus gratis inet 2Gb selama 6 bulan. Keren nggak tuh, Bror?! Pastinya! Jadinya gue bisa ngupdate BSI sering2 dah … Well, tentunya kalo gue nggak balik malem terus yaph!
4. Ah, ngomong2 soal kantor, gue sekarang udah mulai ngerjain projek baru … Ehehehehe! Perasaan gue pernah nulis kalimat di atas beberapa kali … Sumpah! Lepas dari projek sebelumnya itu susah gila. Baru mau mulai coding di page yang baru, eah … bugs memanggil2 minta dicium muach! Eh, doakan semoga projek yang ini lancar2 saja amin.
5. Apalagi yah hal2 yang nggak penting banget yang mesti lo semua tau tentang gue?! Ehm *berpikir sangat keras sambil jedotin pala ke tembok …. Keknya udah deh … apa lagi yah?!
Ada tambahan?

So Many Thing In Here, Yeah!

Udah lama nggak posting
Pertama, karena internet kantor lemot. Palingan buka facebook … itupun kadang-kadang cuman bisa versi mobile-nya. :D
Kedua, karena sekarang gue sibuk ampun deh.

Sekarang udah mulai ngerjain project baru. Yes! Akhirnya terlepas dari project group 1 yang udah go live tanggal …. tanggal … tanggal 2 Maret kalo gak salah.
Eits! Baru hari pertama assignment di project baru … bugs dari project group 1 menggila …
Du du du du du! Alhasil, ditarik ke sana ke sini dari bugs fixing dan developing. =.=! Melelahkan-tapi-menyenangkan!

Jadi, belom sempet buka2 wordpress lagi.
Dan gue bingung sekarang mau nulis apa! Terlalu banyak yang pengen gue tulis dari kemaren-kemaren sebenernya. Tapi sekarang gue nggak tau mesti nulis apa. Dodol bukan!?
Nulis apa yah enaknya?!

Gimana kalau gue membuka pooling. Halah! pooling-most-wanted-postingan-halah apa toh?! Berasa website keren ajah! (Emang!)
Okeh. Kasih komen aja deh! Gue mau balik kerja dulu!

Announcement of An HP Mini Note 2133

Okeh … Gue nesti nulis tentang HP Mini Note 2133 yang gue dapetin waktu beli Compaq baru gue yang keren itu. Hahahahaha!
Ehm … Uhm … Ehem ehem … Karena gue agak rancu mengenai kronologis sebenarnya bagaimana gue bisa dapet tuh Mini Note , maka gue dengan rendah ahti meminta teman gue, Lia Hime untuk menulis surat pernyataan tertulis di sini. Yah! Di Been So Idiot, kawan-kawan.
Here she is ….

Setelah Maruko dan Gajah pergi mengambil uang di ATM dan meninggalkan gw yg malang ini sendirian, gw langsung pergi ngantri di loket bertuliskan ‘Redemption’ yang antriannya (“ZOMG!!”) panjang banget kaya ular. Baru aja gw nyampe di ekor ular tersebut, didatengin sama.. ehm, kayaknya itu petugasnya. Nota pembelian notebook si Maruko diminta, trs di bolak-balik..trs lembar warna hijaunya disobek.. (“!!!”)
Petugas: “BarCode-nya mana?”
Gw: “Hah? BarCode apa ya?”
Petugas: “BarCode kaya gitu..” (nunjuk barcode cowo tinggi di depan gw, yang langsung nunjukin punya dia)
“..harus ada itu, minta dulu sama tokonya! Ato barangnya bawa ke sini aja!”
Gw: “Oh..iya, iya..”
Lalu dengan bete gw balik ke stand tempat maruko beli notebook, trs minta BarCode, trs balik ke antrian.. SWT!! Tambah rame!! Antriannya jadi g jelas!! Ada yang duduk, ada yang jalan2.. Trs gw musti berdiri di belakang siapa?? Trus gw liat cowo tinggi tadi, dibelakangnya udah ada cowo item, trs dibelakangnya lagi kacau g jelas.. =_____=
Ah! Masa bodo! siapa suru antrinya g bener! Gw langsung berdiri di belakang cowo item. Eh didatengin sama orang yang pake baju HP, kalo ini dah pasti petugasnya, dia minta nota dan BarCode jelek itu.
Petugas HP: “Lembar yg warna putihnya mana?” (sambil bolak-balik notanya Maruko)
Gw: “Heh? Lembar yg warna putih?” (SWT! Jgn suru gw balik ke stand lagi!!)
Petugas HP: “Udah diambil sama tokonya ya? Ada fotocopy KTP?”
Gw: (nunjukin KTP maruko yang kucel dan bau itu)
Petugas HP: “Fotocopy-nya aja g ada?”
Gw: “Nggak ada”
Stapler: “Ckrekk!!”
Petugas HP: (ngasi kertas2 yg udah dia jepret ke gw, trs pergi)
Habis itu antri.. tik tok tik tok tik tok..
Black Angel: “Na na na na na na na..” (nyanyiin lagunya Happy Tree Friends sambil getar2)
Ternyata Gajah yang telpon, dia bilang ATMnya ngantri juga =_____= (banyak yg lagi nguras tabungan rupanya..)
Gw: “Gpp.. di sini antriannya panjang banget kok” (sambil liat antrian yang GG itu..)
Habis telpon, tunggu antrian lagi.. tik tok tik tok.. mulai bosen.. tik tok tik tok.. ngelamun.. tik tok tik tok..
Trs ada MC yang ngomong entah apa dan entah di mana..
MC: “bla bla bla ..sambil ngantri kita mo bagi2 hadiah berupa.. bla bla bla” (g gw dengerin, males) “bla bla bla ..kalau males ngantri cashback bisa ditransfer.. bla bla bla”
Gw: Heh? Ngantri cashback? Orangnya di sini yah?? (clingak clinguk nyari orang yang ngomong)
Ternyata orang itu berdiri tepat di depan loket bertuliskan ‘Redemption’
MC: “bla bla bla ..HP Mini 2133, soft case, dan kaos HP! Ok, saya minta 20 orang pertama dengan pembelian terbesar!!”
(si MC langsung disodorin nota sama orang2 yang ngantri di depan)
Gw: Ah..pembelian terbesar.. kalo yang beli notebook sih pasti sampe 12 jutaan.. g usah ikut deh drpd malu2in..
MC: “Sebentar! Sebentar!!” (kayanya dah mulai bete dikerubutin sama orang2 yang dengan g sopannya nyodor2in nota ke muka si MC)
“Satu dulu, ini punya mas ***** 8 juta. Siapa yang punya lebih tinggi?”
(sekali lagi si MC dikerubutin, disodorin nota sama orang2 yang ngantri di depan)
Gw: 8 juta? Punya Maruko kan 9.7 juta.. JREEENG!! (langsung angkat nota tinggi2 mo ngasi ke MC-nya, tapi langsung patah semangat liat MC-nya udah g keliatan dikerubutin orang)
MC: “Sebentar! Sebentar!! Ni udah berapa nih?” (ngitung nota yang udah dia kumpulin) “10! Oke sepuluh dulu, kasian yang belakang g bisa ikut”
Gw: (langsung semangat lagi, angkat nota tinggi2) Ayo ke sini, ke sini! Buruan! :D
…tik tok tik tok tik tok.. orangnya g dateng2.. malah promosi lagi.. zzzzzzzzz.. (tangannya mulai pegel, turunin..) Masa bodo..g usah ikut dah.. Toh selama ini jarang bisa menang ginian..
Trs si cowo item tiba2 meninggalkan barisan..entah kenapa..
Gw: “..”
3 menit kemudian..
Gw: “..” (cowo item g balik2..maju ach!! :D )
MC: “bla bla bla..” (jalan tepat ke sebelah gw) “..yang sudah dapet undian JANGAN DIBUKA DULU, kalau sudah dibuka meskipun dapet g sah lagi..”
“Ok, kita masih butuh 7 orang lagi dengan pembelian di atas 8 juta”
(semua langsung nyodorin nota ke MC, termasuk gw :D )
MC: “satu..dua..tiga..” (si MC tutup mata) “..saya g liat ya..pokoknya yg saya dapet aja..empat..”
(Semua pada nyodor2in nota ke muka si MC)
Gw: Iiih!! Punya gw g diambil2!! (Notanya gw deketin tangannya..) Diambil!! Aah..syukurlah..
MC: “..lima..enam..tujuh! Sudah! Sudah! Sudah tujuh!” (Nyuruh minggir org2 yg masi nyodor2in nota ke muka si MC, trs kabur.. :D )
Cowo tinggi didepanku tiba2 ngajak ngomong
Cowo tinggi: “Beli apa?”
Gw: “Ehm..Notebook..”
Cowo tinggi: “Yang mana? Oh, yang ini kan memorinya kecil, mending yg ini memorinya 250GB..”
.. dst, pokoknya dari hasil perbicangan itu dapat disimpulkan kl tu cowo g ngerti komputer..tapi sok tau..swt..
..beberapa saat kemudian..satu per satu ketujuh orang yg notanya diculik dipanggil..
MC: “…Ma..nana Novelia!”
Gw: Zzzz itu pasti Maruko! Tulisannya kaya cacing kepanasan! (angkat tangan)
Petugas undian: “Ambil satu..” (sambil nyodorin toples kaca berisi potongan kertas dan sedotan yg dipotong2)
Gw: “…” (liat di toples cm ada 1 sedotan..)
kok cuma ada satu? (ngorek2 potongan kertas warna-warni nyari sedotan lain..g ada..)
apa gw mmg org yg ngambil terakhir yah? (terpaksa ambil yg satu itu..)
Tapi ternyata nggak!! Habis itu masih ada 2 orang lagi yang ngambil undian..
Gw: “…” O my GOD berikan aku keberuntungan.. (berdoa dalam hati..)
MC: “Oke! Sekarang semuanya angkat undiannya tinggi2! JANGAN DIBUKA DULU! Kita buka sama2.. Satu..Dua..Tiga!! Yang dapet HP Mini 2133 angkat tangan!”
Gw: “..” O my GOD berikan aku keberuntungan..hiks hiks hiks.. (berdoa dalam hati..trs buka undian)
Hmm.. di undian tertulis ‘HP 2133′
MC: “Siapa yang dapat?”
Gw: “..” bener ini g ya?
Cowo tinggi: “Itu dapet! Angkat tangan!”
Gw: (spontan langsung angkat tangan)
MC: “Coba lihat.. Yak, HP Mini 2133! Namanya siapa?”
Gw: “..ehm..Mariana..” Daripada repot jelasin kl gw ngantriin orang lain..
MC: “Mariana! Kamu dapet HP Mini 2133, seneng g? Kok keliatannya g seneng sih? G lompat2 ato gimana. Padahal yg lain pada pingin dapet lho!”
Gw: “Hahaha..” Ya bukan punya gw sih! Lagian masa mo lompat2..norak deh! “Seneng kok..”
MC: “Oke Mariana, selamat ya.. Bilang terima kasih dulu sama HP!”
Gw: “Makasih HP!”
MC: “Selamat ya..” (nyalamin) “nanti kita foto2 dulu ya..”
Gw: “..ya..”
..begitu ceritanya..
..beberapa saat kemudian gw dikasi HP Mini itu trs foto2 sama si MC. Si MC minta foto sambil bawa si mungil ituh..
Petugas Undian: “Ini masih disegel yah” (sambil buka segel)
Gw: “Iya” (ngeliatin si petugas undian ngeluarin notebook mini..ehm..notebook kecil itu..kayak g ada baterenya..)
..photo session – cheese!! ..
Habis foto, petugas undian bungkus lagi tuh HP Mini..Trs dikasih ke gw..
Gw: “Ehm..bole minta tas g, mas? Biar gampang bawanya..”
Petugas Undian: “Oh..?”
MC: “Kasi aja tas yg di situ..” (nunjuk ke stand di depan loket)
..akhirnya dapet tas kain HP yg lumayan bagus.. apalagi kl dibandingkan dengan..ehm, pokoknya jauh lebi bagus dari tas kresek yg dibuat bungkus notebook 9.7 juta.. :D
Habis itu ngantri lagi..sambil ngobrol2 g jelas sama cowo tinggi..contohnya..
Cowo tinggi: “Mimpi apa semalem? Tiba2 punya notebook dua..”
Gw: “Hahaha..g mimpi apa2..” soalnya memang g punya notebook dua.. Mustinya sih Maruko yg mimpi..
Setelah ngantri sekian lama..akhirnya gajah dateng..
Gw: “Gajah!! Gw dapet notebook mini!!”
..dst2, menceritakan kejadian tadi..trs terdiam beberapa saat..
Gw: “..”
Gajah: “Li, gw ke sana yah” (nunjuk stand tempat beli notebook 9.7 juta)
Gw: “Ok..” dalam hati mikir, kok si gajah g nawarin gantiin gw ngantri yah? Dia cape juga kali ya..ngantri ATM-nya..
Si Gajah jalan menjauh..trs tiba2 berbalik terus senyum ke gw..
Gw: “Ih! Kurang ajar!!” (spontan teriak setelah liat senyum itu) gw langsung paham kenapa dia g nawarin gantiin gw ngantri!! ZOMG!! HIIIKS!!
Ngantri lagi.. zzzzzzzzz.. Gajah bodoh!!

Okeh….demikian pengumuman.
Eniwei, HP Mini Note 2133 nya mau gue jual. Bagi yang mau beli, hubungin gue yah! :)
Lewat BID aja, Been So Idiot maksudnya … Hahahahaha!
See ya ;)

Announcement of A … A Brand New Friend

Yup! Finally gue beli juga tuh notebook.
Yah, kelamaan nunggu dikasi sama kantor. Ah swt deh …
Sementara gue nggak ada hiburan di kos …

Tebak, apa yang mau gue lakuin sama notebook gue yang baru!?
Apa coba?! Tebak dong! (Halah!)

1. Gue pengen banget belajar design pake tools2 yang keren. Gue udah bisa gambar secara manual pake pensil dan kertas. But, sebagai orang IT, masa sih gaptek sama CorelDraw, 3Dmax, or something like tat gitu. Bikin malu dan ngarep bisa pinter juga gambar2 di komputer :D

2. gue bosen banget di kos. Kalo anak2 kos weekend pulang or kalo lagi nggak ada sinetron yang cukup lebih dodol darpada Cinta Fitri, sinetron kesukaan gue (baca:suka gue bully2nya) … gue ngapain dong? Nah, butuh hiburan in simple word la yah :P

3. pengen nulis … gue suka nulis … suka banget … dan biasanya kalo lagi ada sesuatu di kepala gue, gue ketik, eh pencet di notes application di W830i gue yang keren itu. But, tangan gue bisa kapalan kalo gue nulis sesuatu yang panjang luar biasa.

4. banyak e-book bagus (Professional C#, Java, ASP.Net … ehm … ok Jakarta Under Cover actually … hayah!) yang bikin gue penasaran … tapi bingung mau baca dimana, secara namanya juga e-book …

yah …. gue rasa alasan2 di atas cukup lah yah buat gue membulatkan tekad gue untuk menukarkan segambreng duit gue dengan barang-mahal-gila-bernama-notebook.

presario_cq_series_2_bigOkeh, gue merasa berhutang sama Lia Hime karena belom memposting sesuatu tentang … oh okeh … my brand new Compaq sodara-sodara!

Sekian dan terima kasih, surat konfirmasi gue tentang notebook gue yang baru …. Eniwei, notebook gue itu belom gue kasih nama … oh okeh … Lia Hime secara semena-mena telah memberikan nama Black Idiot kepada barang keren itu … Astaga. Oh no! Berikan nama yang lebih bagus, please! :)

Oh well …. Anak-anak itu ….

Oke ….
Apa yang pertama ada di pikiran lo ketika melihat anak2 kecil yang sering berkeliaran di lampu merah (baca:anak jalanan)
Ada yang ngamen
Ada yang ngemis, baik seorang diri ataupun dilengkapi fitur bayi kecil yang dibawa dengan cara digendong
Ada yang bawa kemoceng dan bersih2in kaca2 mobil yg lagi nunggu lampu merah
Ada juga yang cuman maen2 (keterlaluan) cuman maen sama temen2nya sesama anak jalanan di tengah jalan

Ehm … okeh … macam2 reaksi orang waktu melihat mereka.
Ada yang biasa aja.
It’s okay.
Ada yang kesian.
Normaly seperti itu. Klise tapi sah2 saja.
Ada yang kesian dan bertindak. Bikin rumah singgah dan segala macam hal yang bisa membantu mereka.
Ehm … bagus … okay … klise dan sah.

Gue kok malah nggak kesian yah sama mereka.
Gue kok malah relatif lebih sinis ketimbang iba yah sama anak2 jalanan yang dewasa ini justru memang punya motivasi tersendiri untuk mengemis or anything apalah itu.
Buat tugas akhir waktu kelas 3 SMA, gue ngambil tema tentang refleksi gerakan wajib belajar 9 tahun.
Mengukur sejauh mana program ini berhasil.
Gue ngadain survey dalam lingkup kelurahan sekitar rumah gue.
Gue iseng nanya2 juga anak2 pengamen yang sering mangkal di sebuah perempatan jalan deket gang rumah gue.
Sebagian dan hampir semua anak2 pengamen yang waktu itu masuk dalam usia sekolah, menjawab kalau mereka tetap sekolah. Mengamen mereka lakukan sepulangnya dari sekolah.
Buat apa mereka masih mengamen padahal secara makanan dan pendidikan mereka terpenuhi? Well, buat bantu2 orang tua katanya. Or buat jajan aja gitu. Or daripada nggak ngapa2in gitu. Oh okay!
No comment deh …

Kenapa mereka terkesan nyaman dan baik2 saja ketika mereka berkeliaran di jalanan (almost di tengah jalan), ngamen, ngelap kaca, ngemis sambil nggendong bayi, dan seterusnya dan seterusnya…
Butuh uang buat sekolah?
Bukannya pemerintah udah mulai hampir (gue masih rancu soalnya) mengratiskan sekolah2 negeri?
Butuh uang buat makan?
Actually sebagian besar dari mereka masih punya orang tua.
Dan masa iya sih, semiskin2nya orang seenggak punya duit2nya mereka, sampe kelaparan and mati.
Masih banyak kok yang bisa orang tua mereka lakukan buat ngasi makan anak2 mereka.
Masih banyak juga yang bisa anak2 mereka lakukan untuk membantu orang tua mereka.
Tapi ehm … uhm … berkeliaran di jalanan atas nama cari duit dan cari makan adalah ide yang buruk.
Resiko ketabrak mobil.
Resiko ketemu anak2 jalanan laen yang … ampun deh, lebih garang dan jahat dari mereka.
Resiko di … Ah, gue selalu takut-sebel-marah-bete kalo liat ada bocah cowo yang berkeliaran di jalanan, gue beberapa kali pernah mendengar berita kejahatan seksual oleh sesama anak jalanan. Dan ini adalah rantai kejahatan yang menyebalkan. Pembahasan tentang rantai jahat ini ntar aja deh
Resiko mengkonsumsi narkoba.
Tapi ada resiko yang lebih membahayakan dari itu semua …
Resiko kalau mereka, anak2 jalanan itu nyaman, enak, dan ketagihan mengemis, mengelap kaca, mengamen …. which is menghasilkan uang ya kan!?
Akibatnya mereka nggak mau berubah, nggak mau pindah, dan nggak mau berhenti.

Dulu gue ngasi duit buat anak2 jalanan itu.
Sekarang mesti mikir dua kali kalau mau ngasi.
Sejak gue mikirin hal ini.
Gue nggak mau mereka keenakan dapet duit dari kerjaan mereka yang salah.
Nggak seharusnya mereka ada di situ.
Nggak seharusnya mereka ngemis, ngamen, or apapun itu gue nggak peduli!
Nggak seharusnya!

So, pikirkan kembali kalo lo mau ngasih duit sama mereka.
Apa benar yang lo lakuin itu bakal membuat mereka lebih baik?!
Apa benar uang yang lo kasih itu akan membantu mereka.
In short term, itu baik … mereka bisa makan. Mereka bahagia karena bisa jajan.
In long term … du ru du du du ….. keknya tulisan gue yang panjang lebar di atas udah sedikit membantu lo untuk mereka-reka apa yang terjadi dengan mereka nanti, jadi apa mereka nanti, apa yang mereka pikirkan nanti, kemana mereka mambawa hidup mereka nanti. Gue sih capak dan sedih loh kalo mikirin itu ….

Eniwei, seriously pemerintah nggak lupa kok sama anak2 jalanan ini.
Mulai dari pendidikan gratis
sampai kepada usaha pemberdayaan anak2 jalanan udah coba mereka terapkan kok.
So, bantulah niatan baik mereka ini dengan ‘meyakinkan anak2 jalanan itu bahwa mereka bisa lebih baik walau tanpa berkeliaran cari uang di jalan’

Susah Tidur Is Nggak Banget Deh!

Sebelumnya ada beberapa hal yang mau gue sampein:
1. Dear Lia Hime, cepet sembuh yah … Aku menunggumu di sini.
2. Dear Miming, miss u too, kawan sejawat.
3. Dear Father, so confused in here Bapa. Tolong berikan sedikit pencerahan buat anakmu yang bodoh ini. Hahaha! ^^V

Ehm, susah banget yah mau buka WordPress. Lama banget pake internet kantor. Ya eyalah … Internet kantor itu buat kepentingan kerjaan doang, dodol! Janagan dipake buat yang macem2 … ^^

Kalau lagi harus-tidur-tapi-mata-nggak-bisa-kompromi-nggak-mau-merem-merem, kalian ngapain?!.
Meskipun kaki udah bersih dan udah gosok gigi a.k.a udah siap tidur, tapi sama sekali nggak mudah buat merem. And apa yang gue lakuin?!

1. Level pertama, biasanya gue dengerin lagu2nya George Nozuka … pasti gue dengan mudah nya terhipnotis dan tidur deh. Tapi kalo susah tidur tingkat akut, gue nggak tetep nggak bisa tidur, lanjut ke nomor selanjutnya.

2. Ambil pensil 2B dan buku gambar A3 (FYI. gue sengaja beli beberapa buku gambar A3 sekaligus buat pelampiasan), and then gambar2 sketch nggak jelas. Haha! Biasanya beberapa bulan sekali gue bawa buku2 yang udah penuh ke Bandung buat dituker sama buku A3 baru … (Niat banget?! Emang!). Hal ini gue lakuin , supaya pas gue pindah dari kosan gue yang ini, gue nggak gitu banyak barang. Smart kan gue?! Ya iyalah! Gue gitu >.<

3. Buka2 organizer yang isinya nggak jelas juga. Terdiri dari 5 bagian.
Bagian pertama, isinya tulisan2 tangan temen2 gue (Lets call them Dodolers yeah!) yang isinya mendeskripsikan tentang diri gue di mata mereka. Gue paling suka bagian ini. Nggak bosen dibaca berulang2 … jayus-garing-ampun-deh. Ah, masa2 itu.
Bagian kedua, isinya biodata artis2 yang gue suka (sangat anak SMA bukan?! Biarin wew!). Ternyata dulu gue suka sama Westlife, Takeshi Kaneshiro, dan Yutaka Takenouchi. Hahahaha!
Bagian ketiga isinya tulisan2 gue. Yah! Berhubung nggak punya PC ato laptop (kalo mau nulis di hape, tangan bisa kapalan), jadi gue nulis manual aja di sini. Tapi setelah gue kerja, bagian ini hampir kosong dan nggak pernah gue update lagi.
Bagian keempat isinya foto2 gue bareng temen2 gue. Foto kelas waktu SMA dari kelas 1 sampe kelas 3, and foto2 bareng Dodolers di studio foto Gembira waktu itu. Halah! Masih cupu2 gila. Pingin sih gue scan terus gue tampilin di sini. Tapi rehe gue mesti pinjem scanner dulu sama temen gue. Foto yang meaning banget adalah foto gue, Miming, Ronny, Andi, and Mamay waktu kelas Bahasa Jepang bareng sama Rei Sensei, dan beberapa teman yang lain. Di situ, keliatan banget wajah2 anak SMA yang masih polos lugu dan bergelora. Hayah! Suka deh sama foto yang satu ini.
Bagian kelima, isinya data2 alamat temen2 gue … ehm … yang … udah nggak up to date lagi pastinyah. So, nggak usah dibahas lah :D

4. Yah, setelah bosan membuka2 organizer jadul itu, biasanya gue udah mulai kebingungan mau ngapain lagi. Padahal damn mata gue belum mau meremm. Swt! Ehm … gue biasanya ke dapur … masak air hangat terus nyeduh susu Dancow cokelat. Mestinya sih udah rada2 teler nih. Tapi kalo masih belom juga, lanjut ke nomor 5 (baca : lima)

5. Gue nyalain hape dan sign in Ebuddy. Berharap ada orang2 yang senasib sama gue. Nggak bisa tidur atau belom boleh tidur sampe pagi gitu. Biasanya cuman gajah yang melek sampe jam segitu. Kalo lagi gak bisa tidur juga, dia lagi pura2 belajar Forex atau Java (alasan klise) Ah! Ada titik terang! Chat ama gajah ah! Semenit, dua menit, sampe 5 menit nggak dibales … Udah mulai patah arang. Mungkin dia udah tidur dan lupa matiin gtalk! Jadi gue balik ngotak-ngatik organizer atau apapun yang ada di kamar gue dan melupakan hape gue. Pas gue cek lagi, ternyata gajah bales … gue bales … dia ngilang lagi. =.= … Besoknya gajah bilang dia ngantuk terus nggak sempet bales lagi … Yah …

Sebenernya gue nggak ngerti kenapa gue bisa susah tidur … Padahal gue mesti dan harus tidur karena gue mesti kerja besok paginya … Banyak pikiran? Nggak juga. Udah tidur siangnya? Nggak biasa tidur siang. Kalo ketiduran siang2 siy sering. Wkwkwkwkwk!
Nggak tau ah!
Eniwei, jadi kalau ada di antara para pembaca (majalah Bobo banget yah), yang punya pemecehan akan masalah tidur gue ini boleh mengiisi kolom komen di bawah postingan keren ini yoow!

Salam manis,
Mariana

Apa seeh? Nggak tau ah!

Ah, terjadi lagi …
Sebenernya apa sih sahabat itu?
Apakah gue salah mengartikannya selama ini, sehingga beberapa orang ‘teman’ yang sudah gue anggap sebagai sahabat gue, berselisih paham mengenai hal ini?

Okeh, gue mau tau pendapat kalian tentang arti sahabat di mata kalian.
Mengingat gue mesti banyak belajar tentang ini.

Seorang sahabat secara klise adalah seseorang yang selalu ada di kala sahabatnya senang.
Selalu ada jika sahabatnya sedih.

Boleh nggak gue ber-alibi, setiap orang pasti punya kapasitasnya masing-masing dalam mengungkapkan perasaannya … apakah pada saat itu dia lagi senang? Atau lagi sedih? Ataupun lagi bingung dan pengen marah karena dia nggak tau dia mesti senang atau mesti sedihNo one khows kecuali dirinya sendiri.

Gue bahagia punya sahabat yang caring sama gue.
Menghibur gue pada saat sedih.
Ketawa bareng waktu gue lagi bahagia.
Bagaimanapun, we need at least someone buat berbagi kebahagiaan dan kesusahan, right?

Tapi, balik lagi bukankah nggak semua orang dengan mudahnya dapat mengungkapkan semua permasalahan gue sepenuhnya sama orang lain …
Okey, lets say begini, I have a superhuge big problem. Sangking gedenya, gue nggak mau tau, pura-pura nggak tau, nggak mau mikirin, nggak mau menyadari ‘keberadaannya’ di dalam hidup gue.

Tapi damn! Pastinya selalu ada satu titik di mana gue siuman. Gue terlalu sadar. Terlalu ngeh, kalo … yep! Ada sesuatu yang besar yang menunggu buat gue selesaikan.
And gue cuman mau menghilang dari muka bumi ini pada saat itu. That’s all.

Izinkan gue mengenang seorang sahabat gue yang … yang selalu nggak ada kalau gue lagi senang dan bahagia. Tapi She’s always can do her way, kalo gue lagi lagi nggak bisa mengungkapkan semuanya.
Apa yang dia lakuin?! Dia cuman duduk di depan gue. Diam seribu bahasa. Liat gue. Cuman menghela napas. Dia bakalan siap untuk menemani gue diam dan ngelamun selama berjam-jam.
Okeh, ada saatnya gue juga meluapkan semuanya. Semua kemarahan gue. Semua kesedihan gue, semua permasalahan yang bikin gue muak. Semuanya gue ceritain sama dia.
Tapi ada saatnya juga gue nggak bisa meluapkan semua kemarahan gue. Dimana gue cuman bisa ngeremes-remes tangan gue sendiri keras-keras sambil menarik napas dalem-dalem dan berbohong sama diri gue sendiri kalo … okeh … life is beautiful! Penuh warna dan canda! Meskipun becandanya kadang keterlaluan.
Gue selalu nyari dia kalo lagi butuh temen buat … buat duduk bareng. Buat ngelamun bareng. Buat sekadar saling liat2an. And thank God, gue punya sahabat seperti dia.
Yang nggak pernah nuntut gue buat cerita apapun.
Yang nggak pernah sibuk nanya ini itu, kenapa gue gini, kenapa gue gitu, kenapa semuanya bisa terjadi sama gue bukan dia (ah, sinetron banget lah!)
Karena gue percaya tanpa gue ngomong apapun, seorang sahabat yang baik(baca: penuh pengertian halah!) pasti tau-ngeh-nyadar-suku-sukur-ikut-merasakan apa sedang gue rasakan.
Dan sesungguhnya, all I need is a friend like this.

Okeh. Gue mau tau apa isi kepala kalian setelah kalian membaca isi kepala gue. Boleh dong!? So, give me a comment please. About friendship (in indonesian perahu teman. yeah!)
Ditunggu yah … :) :D :P :( ;(

Damn Bugs!

Udah semingguan kali yah gue nggak nulis …
kangeeennn…… ^0^
Kalo gue punya waktu buat nulis, WordPressnya yang susah kebuka …
Tapi beberapa hari ini, WordPress gue dengan mudahnya kebuka … cepet abis … tapi guenya yang nggak punya waktu buat nulis. Baru nulis dikit, dipanggil orang. Lanjutin nulis dikit, ada bugs active. Baru mau naro jari gue di papan kunci (keyboard maksudnya), dipanggil lagi. Sial.
Begitu banyak hal yang memenuhi kepala gue yang pingin gue tulis… ehm selain code-code aneh tentunya.

Udah ampir 2 minggu ini, gue emang … lembur terus di kantor … kalo lo masih inget beberapa bulan yg lalu, gue pernah juga terjebak dalam situasi seperti ini. Hahaha!

Okeh… setiap hari kerjaan gue melototin bugtracker. Siapa tau ada bugs yang active di modul gue … Kalo udah gitu, gue pun panik setengah mati. Lari ke sana ke sini, sambil jambakin rambut gue sendiri dan tereak-tereak histeris sampai guling-gulingan di lantai … Ah, okeh itu tadi bohong …
Tapi kalo paniknya beneran. Gimana nggak panik, hari geenee masih ada bugs di page gue ….?! Aaarggghh! Mati aja deeeh gue … (lebay banget yak!)

Okeh, tekanan psikologis ketika lo melihat ada bugs active diatasnamakan kepada nama lo adalah tekanan yang luar biasa dahsyat …. jauh lebih dahsyat ketimbang nggak sengaja pegang kucing, atau dipelototin kecoa. Damn!

Biasanya tiap pagi, gue bangun jam 6, terus ke wc doang … terus balik tidur lagi ampe jam setengah tujuhan … pas gue mau balik ke kamar, gue melihat ada yang aneh dengan … ehm … keset di depan pintu kamar gue …
FYI, keset di kos-kosan gue emang rutin diganti seminggu sekali … tapi keset yang kali ini berada di depan pintu kamar gue keknya belom pernah gue lihat sebelumnya.
Gue memicingkan mata gue melihat keset itu … ngucek-ngucek mata seakan tak percaya …
Tapi ternyata betul!
Keset itu! Keset yang ada di depan pintu kamar gue! Keset itu….!!!!
Gambarnya serangga … ditambah teks yang sangat jelas sekali bertuliskan … BUGS …

keset yang aneh .... bikin bete

keset yang aneh .... bikin bete

=_=..;”..; krik … krik ….

Sekarang lo ngerti kan, gimana tekanan psikologis yang gue maksud …! Keterlaluan betulan ….

Di kantor, liat bugs …
Di kos pun, nemu bugs …

Abis itu, gue udah ilfil buat tidur lagi … ambil baju n handuk … masuk kamar mandi lagi …
Sambil mandi gue mikir … segitu berjodohkan diri gue yang malang ini dengan BUGS …?! My gosh!